Langsung ke konten utama

Teknik Pengadaan Sarana dan Prasarana



TEKNIK PENGADAAN SARANA DAN PRASARANA

Pengadaan sarana dan prasarana merupakan kegiatan yang rawan penyelewengan. Oleh karena itu, agar tidak terjebak dalam penyelewengan para pihak yang terlibat dalam pengadaan sarana dan prasarana harus berpedoman pada etika pengadaan barang/jasa yang telah digariskan oleh Presiden. Berdasarkan Peraturan Presiden No.54 Tahun 2010 Pasal 6, Etika pengadaan yang harus dipatuhi oleh para pihak yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa sebagai berikut:
1.      Melaksanakan tugas secara tertib, disertai rasa tanggungjawab untuk mencapai sasaran, kelancaran, dan ketepatan tercapainya tujuan pengadaan barang/jasa.
2.      Bekerja secara profesional dan mandiri, serta menjaga kerahasiaan dokumen pengadaan barang/jasa yang menurut sifatnya harus dirahasiakan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang/jasa.
3.      Tidak saling memengaruhi, baik langsung, maupun tidak langsung yang berakibat terjadinya persaingan tidak sehat.
4.      Menerima dan bertanggungjawab atas segala keputusan yang ditetapkan dengan kesepakatan tertulis pada pihak.
5.      Menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan para pihak yang terkait, baik secara langsung, maupun tidak langsung pada proses pengadaan barang/jasa.
6.      Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan & kebocoran keuangan negara dalam pengadaan barang/jasa.
7.      Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang dan atau kolusi dengan tujuan keuntungan pribadi, golongan, atau pihak yang lain yang secara langsung merugikan negaraa.
8.      Tidak  menerima, tidak menawarkan, atau tidak menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah, imbalan, komisi, rabat dan berupa apa saja dari atau kepada siapapun yang diketahui atau patut diduga berkaitan dengan pengadaan barang/jasa.

TEKNIK PENGADAAN BANGUNAN
Pengadaan bangunan dapat dilakukan dengan cara membangun bangunan baru, membeli bangunan, menyewa bangunan, menerima hibah bangunan, dan menukar bangunan.
Contoh sistematika Penulisan Proposal Pengadaan Ruang Kelas Baru Pada SMK
1.      Bagian depan meliputi:
a.       Halaman sampul
b.      Halaman identitas sekolah
c.       Halaman persetujuan
d.      Halaman kata pengantar
e.       Halaman daftar isi

2.      Bagian isi, meliputi:
Bab I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
B.     Tujuan dan sasaran
Bab II KOMPETENSI KEAHLIAN DAN DATA SISWA
A.    Kompetensi keahlian yang dibuka
B.     Kompetensi keahlian yang akan dikembangkan
C.     Data siswa & data penerimaan siswa
Bab III PROGRAM PENGEMBANGAN SARANA
A.    Kebutuhan ruang kelas
B.     Rencana pemenuhan ruang kelas
C.     Ketersediaan dan status kepemilikan lahan
Bab IV PENDANAAN
Rencana pembiayaan pengadaan ruang kelas baru secara keseluruhan serta Sumber Pembiayaan.
Bab V PENUTUPAN
LAMPIRAN
1.      SK Pengangkatan Kepala Sekolah
2.      Foto copy izin operasional sekdah
3.      SK Tim Perencana & Pengawas
4.      SK Tim Pembangunan
5.      Rencana Anggaran Biaya (RAB)
6.      Analisa Harga Satuan Bahan dan Upah
7.      Data sista per-tingkat/Rombongan belajar
8.      Data proyeksi siswa 3 tahun ke depan
9.      Sertifikat kepemilikan Tanah/Akta Tanah atas nama SMK/Dinas Pendidikan/Yayasan
10.  Data analisis kebutuhan Ruang Kelas Baru (RKB) (butuh-ada-kurang)
11.  Site plan/block plan
12.  Gambar rencana bangunan RKB
·         Tata letak bangunan (Site Plan)
·         Denah, Tampak, Potongan Bangunan
·         Gambar Detail Pondasi
·         Gambar Detail kolom, Balok, Sloof
·         Gambar Detail kuda-kuda
·         Gambar Detail Pintu dan Jendela
·         Gambar Rencana Plan
·         Gambar Rencana plafon
·         Gambar Rencana lantai
·         Gambar instalasi penerangan dan Listrik Tenaga
13.  Foto Copy Rekening Sekolah (bukan  rekening atas nama pribadi)
14.  Foto (berwarna) calon lokasi RKB dicetak foto (bukan di print)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahapan Pengadaan Karyawan Atau Pegawai Kantor

Untuk mendapatkan karyawan atau personil kantor yang handal, cakap, berdaya guna dan berhasil guna, diperlukan beberapa proses dan tahapan-tahapan: 1.       Analisis jabatan Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan   yang sebenarnya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa analisis jabatan ( job analysis ) adalah suatu kegiatan untuk memberikan analisa atau menganalisis pekerjaan-pekerjaan apa saja yang harus dilakukan, bagaimana mengerjakannya dan mengapa harus dilaksanakan. Analisis jabatan juga merupakan informasi tentang jabatan itu sendiri dan syarat-syarat yang diperlukan untuk dapat menduduki jabatan tertentu. Manfaat analisa jabatan adalah untuk memberikan informasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan uraian pekerjaan ( job description ), spesifikasi pekerjaan ( job spesification ), dan evaluasi pekerjaan ( job evalution ). Selain itu, analisa jabatan juga berguna untuk : a.  ...

Presentasi Video

1. Pengertian Presentasi Video Presentasi video     adalah video untuk mengomunikasikan ide atau gagasan, yang digunakan untuk memperkenalkan produk atau cara kerja yang dibuat melalui proses merekam gambar dan suara, menata urutan dan menyambung atau memotong gambar dan menyatukannya menjadi kesatuan yang utuh.  2. Fungsi Presentasi Video Presentasi video berfungsi sebagai sarana untuk mengomunikasikan ide atau gagasan melalui   penyajian   suatu   produk   yang   telah   dihasilkan.   Sebagai   sarana   untuk mengomunikasikan   ide   atau   gagasan,   presentasi   video   harus   mengemukakan keunggulan ide atau gagasan yang akan disampaikan. Ide atau gagasan merupakan upaya untuk mengatasi masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Gagasan atau konsep adalah hasil pemikiran yang lahir sebagai solusi untuk mengatasi masalah. Pada dasarnya, masalah adalah...

Contoh Teks Deskripsi

Taman Narmada Di Lombok Barat Taman Narmada Desa Lembuak Kec. Narmada Kab. Lombok Barat Taman Narmada - Taman Narmada terletak terletak di Desa Lembuak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat dengan luas total area sekitar 2 hektar. Tidak seperti tempat wisata atau tempat bersejarah yang lain yang terletak di area pedalaman, Taman Narmada terletak persis di pinggir jalan raya besar dan tepat di seberang jalan pasar Narmada yang lama. Menurut masyarakat setempat, Taman Narmada memiliki dua fungsi secara umum, yaitu sebagai tempat wisata karena terdapat wahana seperti kolam renang dan wahana laiinnya. Selain sebagai tempat wisata lokal, Taman Narmada juga sebagai tempat perayaan upacara pakelem pada bulan purnama kelima tahun Caka. Menurut sejarah, Taman Narmada dibangun pada tahun 1727 oleh Raja Mataram Lombok yang bernama Anak Agung Ngurah Karang Asem. Taman Narmada dibangun sebagai miniatur dari Gunung Rinjani, yaitu Gunung di mana Anak Agung Ngurah Karang A...